Infrastruktur Keamanan Data Center
Terdiri dari sistem pengamanan fisik dan non-fisik pada data center. Fitur sistem pengamanan fisik meliputi akses user ke data center berupa kunci akses memasuki ruangan (kartu akses atau biometrik) dan segenap petugas keamanan yang mengawasi keadaan data center (baik di dalam maupun di luar), pengamanan fisik juga dapat diterapkan pada seperangkat infrastruktur dengan melakukan penguncian dengan kunci gembok tertentu. Pengamanan non fisik dilakukan terhadap bagian software atau sistem yang berjalan pada perangkat tersebut, antara lain dengan memasang beberapa perangkat lunak keamanan seperti access control list, firewall, IDS dan host IDS, fitur-fitur keamanan pada Layer 2 (datalink layer) dan Layer 3 (network layer) disertai dengan manajemen keamanan.
Juga Keamanan untuk system data center seperti- -WDS (Water Detection System)
- -EMS (Enveromental Monitoring System)
- -BMS (Base Management System)
- -FM 200 (Gas Dicharge)
- -CCTV ( Closed Circuit TeleVision)
sumber: www.wikipidia.org
wah boleh tuh fikri di kembangin data software data center tapi itu menimbulkan judul baru nantinya "Infrastruktur Keamanan softwae data Center " karena orang Indonesia akan berusaha membajak software itu.....
BalasHapustq gan, iya d softwarenya juga di buatin securitynya.
BalasHapusoke, siip dah!! mantap!!
BalasHapuswah mateb dah...maju terus gan...
BalasHapuspercanggih terus di bidang keamanan terutama di bidang perbankan supaya nasabah tidak takut nabung di bank n gk di bobol sama maling yang jago nge hacker atau hacker yang punya hobi maling...hahahaha
infrastruktur keamanan emang penting banget biar celah" sekecil apapun bisa diatasi dari segala bentuk kejahatan.
BalasHapus